Ogham
Dalam tradisi Ogham, Úr sama sekali bukanlah banteng liar melainkan úir, tanah humus: bumi yang menerima apa yang telah mati dan menumbuhkan kehidupan berikutnya, dan kiasan kuno menyebutnya sebagai kain kafan bagi raga yang tak bernyawa. Pekerjaan penting pekan ini berlangsung di bawah tanah dan tidak akan tampak di permukaan. Sesuatu sedang ditimbun tanah dan pada saat yang sama sebuah benih baru sedang bertunas di tempat yang sama, yang sesungguhnya adalah satu proses tunggal dan bukan dua hal terpisah. Jangan menggali tanah itu kembali sekadar untuk memeriksa keadaannya. Bagian yang tampak kasatmata menjadi bagian dari bulan-bulan mendatang, dan proses penguburan saat inilah yang memungkinkan pertumbuhan itu terjadi.